Berdalih Belajar Spiritual, Guru SMK di Madiun Cabuli 3 Siswinya

Madiun - Keterlaluan! perilaku oknum guru ini tidak patut dicontoh. Guru yang seharusnya mengajari hal-hal baik, justru berbuat sebaliknya.

Berdalih mengajar spiritual agar mengenal jati diri masing-masing, pelaku berinisial AM (40) warga Desa/Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, memperdaya anak didiknya. Guru honorer yang mengajar di SMKN di Kota Madiun, ini memperdaya korban selama 3 hari berturut-turut.
Kapolsek Taman Kota Madiun, Kompol Agus Suharyono memberikan keterangan pers terkait kasus percabulan yang dilakoni guru kesenian salah satu SMKN di Kota Madiun terhadap tiga siswinya, Senin ( 4/9/2017).

Kapolsek Taman, Kompol Agus Suharyono mengatakan pencabulan tersebut berlangsung selama tiga hari berturut-turut mulai 21, 22, 23 Agustus 2017. Lokasi pencabulan yakni di atas tanggul Sungai Ngebrak, Kelurahan Josenan, sekitar pukul 19.30 WIB.

"Dari keterangan korban kejadian berlangsung selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal 21, 22, 23 Agustus 2017. Ddan seluruh korban dicabuli di lokasinya sama di tanggul Kali Ngebrak, jam juga hampir sama sekitar pukul 19.30 WIB," jelas Agus kepada wartawan di kantornya, Rabu (6/9/2017).

Menurut kapolsek, modus tersangka mengajar spritiual ini diutarakan pelaku setelah kegiatan belajar kesenian di sekolah selesai. Total korban yang melapor saat ini baru ada 3 siswi yang terpengaruh bujuk rayu guru cabul tersebut.

Ketiga siswi itu akhirnya mengikuti saja saat diajak belajar spiritual di pinggir sungai. Saat ini Polsek Taman masih melakukan pengembangan kemungkinan akan bertambah korban.

"Korban total baru 3 yang melapor, mereka dibujuk ada pembelajaran spiritual untuk jati diri oleh pelaku. Saat ini telah kita amankan. Dengan jurus ampuhnya, sang guru dengan leluasa bisa menggerayangi bagian-bagian vital ketiga siswinya tersebut meski diraba-raba, namun para korban mengaku tidak ditelanjangi," tutur Agus.

Tersangka nantinya diancam dengan pasal 76E UU No 35 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 hingga 15 tahun penjara.

Sumber : detik.com

  • Songgolangit.net menyatakan bahwa Kami sebagai pengelola situs tidak membuat berita atau menulis berita sendiri atau menerima pesanan berita dari pihak-pihak tertentu,kami berusaha untuk Independen tanpa adanya tekanan,dorongan atau kehendak pihak-pihak tertentu untuk berita-berita tertentu.
  • Kami sebagai pengelola situs songgolangit.net hanya bertindak sebagai pengantar berita yang dimana keseluruhan isi berita diambil dari berbagai macam situs terkemuka dan terpercaya yang ada di Indonesia.
  • Tujuan Kami tidak lain hanyalah sebatas agar bisa mempermudah Anda untuk mendapatkan berita yang paling hangat atau trending.
  • Pada setiap artikel berita, Kami sudah menyediakan tombol "Sumber" untuk para pengunjung bisa membaca atau mengetahui darimana artikel tersebut berasal.
close